
Tantangan
Untuk mempromosikan waralaba film horor terlaris sepanjang masa dari New Line Cinema dan Warner Bros., The Conjuring Universe, tim Livindo dipercaya membangun labirin pengalaman horor (walkthrough haunted installation) di atrium utama Atrium Mall:
- Atmosferik Horor di Tengah Mall Terang: Mengubah ruang atrium komersial yang terang benderang menjadi lorong gelap penuh misteri yang mampu memicu sensasi ketegangan emosional pengunjung.
- Kerapian Detail Sejarah & Properti Antik: Setiap panel kayu usang, kertas dinding (wallpaper) bergaya 1970-an, lukisan potret seram, hingga lemari kaca artefak harus tampak nyata seperti set syuting film Hollywood.
- Keselamatan Alur di Ruang Redup: Mengalirkan ratusan kelompok pengunjung melalui lorong berliku dengan pencahayaan minim tanpa risiko tersandung, terbentur sudut tajam, atau kepanikan berlebih.
Pendekatan
- Konstruksi Fasad Rumah Kolonial Amerika:
Livindo membangun fasad rumah kayu bergaya farmhouse Amerika lengkap dengan jendela bertingkat, teras kayu berderit (creaky wooden porch), dan atap pelana bernuansa suram. Finishing kayu menggunakan teknik distressed ageing khusus Livindo untuk menciptakan efek pelapukan cat dan lumut alami.
- Ruang Artefak Terlarang & Lemari Annabelle:
Di dalam instalasi, dibangun replika ruang artefak okultisme Ed dan Lorraine Warren. Pusat perhatian adalah lemari kaca suci dengan tulisan peringatan ikonik "Positively Do Not Open", tempat replika boneka Annabelle diposisikan dengan pencahayaan lampu sorot pinpoint berintensitas rendah yang dramatis.
- Tata Cahaya & Efek Atmosferik Tersembunyi:
Tim tata cahaya menyematkan strip LED ultraviolet, lampu sorot siluet merah redup, serta sistem tata suara multi-channel yang memancarkan bisikan mistis dan detak jam antik di setiap sudut ruangan secara tersinkronisasi.
- Pengaturan Sirkulasi Aman & Pintu Darurat Tersembunyi:
Dinding partisi dibangun dari bahan gypsum tahan api berperedam suara rockwool. Di sepanjang jalur sirkulasi dipasang lampu pemandu darurat di lantai (floor-level emergency egress lights) yang tidak mengganggu suasana gelap namun tetap mematuhi standar keselamatan kebakaran gedung.
Hasil
Aktivasi The Conjuring Universe di Atrium Mall memecahkan rekor antrean aktivasi tematik mall dengan waktu tunggu mencapai lebih dari 2 jam setiap akhir pekan. Ribuan konten video reaksi ketakutan diunggah ke TikTok dan YouTube Shorts, menjadikannya kampanye promosi film horor paling viral dan diapresiasi penuh oleh studio Warner Bros.









